Pernyataan Tengku Zulkarnain melalui Twitternya yang mengatakan adanya kemungkinan munculnya Nasionalisme, Agama, dan Komunis (NASAKOM) gaya baru, terlalu mengada-ada. Bisa disebut, itu…
Seorang guru honorer di Kabupaten Garut, diduga mengalami kelumpuhan usai menjalani vaksinasi Covid-19. Namun, pihak medis memastikan bahwa kelumpuhan itu bukan akibat…
Isu mengenai keperempuanan, tentu tidak ada habisnya. Bahkan, selalu menjadi isu penting yang terus digaungkan. Salah satu hari besar kaum perempuan, yaitu…
Angka penyebaran berita bohong atau hoaks masih terus tumbuh dengan pesatnya. Hoaks telah banyak menguasai media-media sosial, meracuni akal sehat pikiran manusia…
Penyebaran berita bohong atau hoaks tak pernah berhenti tumbuh, ia seperti musuh abadi umat manusia. Ia terus berselancar mengarungi ruang-ruang media sosial,…
banyak informasi hoaks yang beredar di media sosial, salah satunya di Twitter yang menyangkut fungsi barcode pada vaksin Covid-19 Sinovac. Dalam unggahan video yang telah diputar lebih dari 30 ribu kali itu berisi beberapa potongan video dengan menampilkan keterangan dari Erick Thohir terkait fungsi barcode. Video ini lantas dilanjutkan dengan video wawancara lain yang seolah-olah menyebut kalau para pembuat vaksin memang menyisipkan chip dalam vaksin tersebut.
Isak tangis kesedihan menyelimuti langit Indonesia. Pesawat komersial milik maskapai penerbangan Sriwijaya Air SJ 182, rute Jakarta-Balikpapan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, pada Sabtu (9/1). Kecelakaan itu menyisakan duka tak bertepi dari 62 keluarga korban yang sampai saat ini belum ditemukan dan masih dalam pencarian. Kendati kabar yang cukup melukai hati masyarakat, khususnya keluarga korban. Namun, ada saja segelintir orang yang mencampuri urusan moral bangsa berupa rasa empati atas musibah dengan menaburkan hoaks di media sosial.
hoaks kian merusak sendi-sendi harmoni sosial masyarakat Indonesia. Sepanjang 2019 misalnya, menurut data Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) tercatat hampir lebih dari 100 hoaks tercipta setiap bulannya. Jumlah itu meningkat di tahun 2020, dari data yang diperoleh tim AIS Kementerian Kominfo dan Mafindo, setiap bulan isu hoaks tidak kurang dari 200 bahkan tembus sampai 400 kasus.
peran perempuan dalam memerangi hoaks adalah dengan memberikan culture membaca di lingkungan keluarga. Anak juga perlu dibiasakan untuk mengonsumsi buku bacaan dengan melatih agar bisa melek dan bijak bermedia. Literasi sangat penting di tengah banjir informasi yang ikut membawa “sampah” hoaks. Dibanding informasi di medi sosial, konten dan narasi yang dimuat di buku jauh lebih bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Memberi anak hadiah buku bacaan adalah salah satu upaya menarik mereka untuk akrab dengan dunia literasi.
Teknologi komunikasi menggunakan internet telah mempengaruhi pembentukan identitas politik. Perkembangan teknologi komunikasi yang kemudian diikuti dengan kemajuan dalam teknologi informasi, memberikan warna…