Kolom

Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan

2 Mins read

Ketika Ramadhan tiba, umat Muslim berbondong-bondong untuk melakukan kebaikan. Hal tersebut dikarenakan, Ramadhan adalah bulan istimewa yang penuh dengan anugerah. Allah SWT memberikan berbagai limpahan kebaikan dan keutamaan di bulan suci ini, salah satunya adalah dilipatgandakannya pahala umat Islam yang melakukan kebaikan dengan ikhlas. Karena indahannya berbagi di bulan Ramadhan, maka tidak heran, jika kita melihat banyak orang berbagi kepada sesama.

Nabi Muhammad SAW, melalui HR Bukhari No. 1904, 5927 dan Muslim No. 1151 bersabda, Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah SWT berfirman, Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.

Melalui hadis tersebut, umat Muslim termotivasi dan berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan, mulai dari awal hingga akhir ramadhan, baik berupa ibadah-ibadah yang sifatnya hablum minallah atau pun hablum minannas. Sebagai umat Muslim, sudah sepatutnya kita memanfaatkan momen berharga ini untuk menanam pahala. Bukan hanya dari ibadah-ibadah wajib, tapi bisa juga dengan ibadah sunah atau amalan-amalan lainnya.

Namun, pada bulan Ramadhan, tidak hanya amalan berpuasa yang mendapatkan pahala berlipat, ada juga amalan lainnya. Di samping itu, puasa di bulan Ramadhan adalah ibadah yang wajib untuk dilaksanakan oleh umat Muslim bagi yang mampu. Bulan Ramadhan sendiri memiliki beribu keutamaan yang melimpah dan dijanjikan ganjaran yang luar biasa pula. Salah satun ganjarannya, yakni ketika kita memberi makan orang yang sedang puasa.

Hal tersebut termuat dalam hadis berikut, Barang siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga (HR.Tirmidzi). Sementara itu, aktivitas-aktivitas baik dan memberi makan orang yang berpuasa tersebut akan mendapatkan kedudukan yang sangat istimewa di hadapan Allah SWT.

Saat bulan Ramadhan, ketika menjelang berbuka, orang-orang banyak sekali melakukan kebaikan, seperti berbagi takjil atau makanan untuk berbuka secara gratis. Sama halnya dengan menjelang berbuka puasa, menjelang sahur juga begitu, orang-orang akan membagi-bagikan makanan untuk sahur kepada sesama manusia. Hal tersebut tentunya, karena pahala orang yang memberi makan orang lain yang berpuasa, sama baginya dengan pahala orang yang berpuasa. Dan itu sesuai dengan hadis di atas.

Dengan demikian, saling berbagi di Bulan Ramadhan merupakan keindahan dan keistimewaan yang tidak ada di waktu lainnya. Ketika kita memberi makan orang lain, maka hal tersebut akan memiliki keutamaan. Seperti, orang yang memberi makan orang lain yang berpuasa akan mendapat doa dari yang diberi tersebut. Pada saat itu juga, orang-orang akan saling membantu dan mendoakan.

Related posts
KolomNasihat

Cara Berpikir Kritis ala Ibnu Khaldun

Menjadi Muslim, bukan berarti pasif menerima kehendak ilahi, melainkan berada dalam keadaan kritis yang konstan. Berpikir kritis adalah bagian penting dari warisan…
Kolom

Covid-19, Kegentingan yang Semakin Nyata

Kasus positif Covid-19 di Indonesia kembali mencetak rekor tertinggi sejak pandemi karena pertama kalinya menembus angka 20.574 kasus perhari pada Kamis (24/6/2024)….
Dunia IslamKolomNasihat

Demokrasi Pancasila itu Islami

Demokrasi memang telah mengantarkan Dunia Barat mencapai kemajuan menuju kemakmuran bagi rakyatnya. Namun, bagaimanapun demokrasi sebagai sebuah sistem pembangunan negara belum mencapai…