Kolom

Ramadhan Sebagai Media Pendidikan Karakter Diri

2 Mins read

Keistimewaan Bulan Ramadhan bukan saja tentang berbagi maupun tentang beribadah kepada Allah SWT. Masih begitu banyak cara Allah memuliakan orang-orang yang mengerjakan perintah yaitu berpuasa disiang harinya, selain itu Allah memberikan pelajaran penting bagi umat Islam dalam membentuk karakter diri yang bertawakal dan soleh.

Sebagai bentuk media pendidikan diri, Allah SWA meletakan materi yang sangat universal yang berisi kompetensi inti, yaitu terdapat surah Al-Baqoroh ayat 183, Allah SWT berfirman yang artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana yang diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. Tidak hanya berpatoka dalam firman ini, sumber lainnya harus juga menjadi acuan kaum Muslimin mengenal dan melaksanakan wajib puasa, syarat sahpuasa, rukun puasa, sunnah puasa, makruh dilakukan saat berpuasa, dan halyang membatalkan puasa.

Dengan demikian pula harapan kita dapat melaksanankan dan diberikan pahala yang berlipat serta upaya melatih karakter diri sendiri kearang yang lebih baik lagi. Lebih dari itu, sebenarnya Allah SWT memberikan ruang untuk berkeluh kesah dan berdiam diri selama bulan Ramadhan sehingga akan memberikan sikap serta motivasi untuk kembali menjadi pribadi yang baik, bertawakal serta soleh menjalankan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT dan meningalkan larangannya tanpa mengulangi kembali.

Tentunya dalam hal melatih karakter diri, materi pembelajaran di bulan Ramadhan ini? Umat Islam diseluruh dunian diajarkan, dibimbing, dibina dan dilatih untuk mengenal Allah SWT. Terdapat pula pelatihan kedisiplinan waktu, keseimbangan dalam hidup, mempererat silaturahmi,lebih perduli pada sesama, berhati-hati dalam berbuat, berlatih lebih tabah dalam bersikap. Selain itu, dalam poin lainnya terdapat upaya melatih hidup sederhana, memperkuat etos kerja, mengembangkan kecerdasan emosi dan spritual, melatih untuk bersyukur. Pada akhirnya Allah menyiapkan hal yang paling penting yaitu mendorong danmendidik kaum muslim agar selalu belajar dalam rangka memperoleh ridho Allah dan meningkatkan ketakwaan.

Tentunya, dalam peningkatan ketakwaan kita sebagai hamba Allah SWT ada banyak sekali yang harus dilakukan dengan ikhlas dari setiap umat Islam. Jika diartikan takwa adalah buah yang diharapkan dan dihasilkan dari menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Taqwa merupakan tujuan paripurna dari ibadah puasa yang tertransformasi dalam beragam aktivitas sehari hari. “Taqwaadalah mengamalkan ketaatan kepada Allah dengan cahaya Allah (dalil),mengharap ampunan Allah, meninggalkan maksiat dengan cahaya Allah (dalil),dan takut terhadap adzab Allah”( Siyar A’lamin Nubala).

Tokoh ulama besar dari kalangan tabiin bernama Abu ‘Amr’ Amr Ibnu Syarahiel yang lebih dikenal dengan nama Sya’biey pernah berkata: Dahulu pergaulan hidup didasarkan norma agama dan ketakwaan, selang berapa lama norma itu hilang dan digantikan dengan sipat malu dan sungkan, kemudian ini pun hilang dan digantikan atas kepentingan dan kekhawatiran , namun saya duga akan datang lebih berat kondisinya dan lebih parah lagi.

Apalagi kita lihat saat ini, pada zaman serba modern dimana pergaulan sudah sedikit begeser dan lebih kepada kepentingan saja. Sehingga sangat diperlukan karakter diri yang baik, sipat ketakwaan, dan lainnya dalam menghadapi pergaulan. Singkatnya, bulan Ramadhan selaib membawa berbagai berkah dan juga membawa mafaat lainnya seperti mengajarkan ketabahan, perilaku ikhlas, mengembangkan cara berpikir positif, dan mendidik karakter diri sendiri.

Related posts
KolomNasihat

Cara Berpikir Kritis ala Ibnu Khaldun

Menjadi Muslim, bukan berarti pasif menerima kehendak ilahi, melainkan berada dalam keadaan kritis yang konstan. Berpikir kritis adalah bagian penting dari warisan…
Kolom

Covid-19, Kegentingan yang Semakin Nyata

Kasus positif Covid-19 di Indonesia kembali mencetak rekor tertinggi sejak pandemi karena pertama kalinya menembus angka 20.574 kasus perhari pada Kamis (24/6/2024)….
Dunia IslamKolomNasihat

Demokrasi Pancasila itu Islami

Demokrasi memang telah mengantarkan Dunia Barat mencapai kemajuan menuju kemakmuran bagi rakyatnya. Namun, bagaimanapun demokrasi sebagai sebuah sistem pembangunan negara belum mencapai…