Kolom

Indahnya Puasa Sambil Bertoleransi

2 Mins read

Dalam kehidupan, saling menghargai antar sesama manusia sangat diperlukan, apalagi di saat bulan puasa. Bulan Ramadhan menjadi momen yang tepat untuk menebar virus toleransi antar manusia. Karena toleransi atau kerukunan antar umat beragama menjadi salah satu kunci penting dalam keberhasilan membangun perdamaian. Ketika berpuasa, kita diberi ujian untuk selalu bersabar dalam segala hal. Dengan adanya toleransi, kita dapat memperindah ibadah puasa yang akan kita jalani.

Toleransi dapat diartikan sebagai bentuk menahan diri, sabar, menghargai perbedaan, saling menghormati, dan sejenisnya. Toleransi memang merupakan kata yang mudah diucapkan. Namun, toleransi memiliki pengertian yang berbeda-beda bagi setiap orang. Negara ini, sebagai negeri yang majemuk, toleransi harus dibangkitkan, agar penerapan toleransi sepenuhnya dimanifestasikan oleh setiap orang. Dengan saling menghargai antar sesama manusia, toleransi dapat terjalin dengan indah.

Maka dari itu, toleransi harus menjadi sebuah sikap nyata dalam ruang publik yang beragam, seperti negeri ini. Toleransi dapat dimanifestasikan dalam sikap menghargai dan saling menghormati sesama manusia, sekalipun berbeda keyakinan. Urgensi toleransi sendiri berhubungan dengan cita-cita negara yang sudah tercantum dalam Pancasila, yakni perdamaian, kerukunan, dan persaudaraan. Keberagaman yang terjadi di negeri ini membuat toleransi menjadi tindakan yang harus dilakukan.

Di beberapa kasus, toleransi ketika bulan puasa, cenderung tidak tercerminkan. Terlihat ketika puasa tahun lalu, ada sekelompok orang mengatasnamakan agama yang menggeruduk warung makan di siang hari. Tindakan seperti ini tentu menyakiti hati dan merugikan orang lain. Karena, dalam Bulan Ramadhan, tidak semua orang berpuasa. Untuk itu, kita sebagai Muslim harus menghormati para pedagang yang mencari nafkah dan orang yang tidak berpuasa karena ada halangan.

Islam juga dikenal sebagai agama damai dan cinta kepada kedamaian. Maka dari itu, setiap Muslim mesti mencintai suasana damai, dan menolak kekerasan dan kekacauan. Sesungguhnya agama yang benar menurut Allah SWT adalah agama yang damai, yang menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan (QS. Ali Imron: 19).

Di sisi lain, Islam adalah agama Rahmatan Lil Alamin, artinya agama yang merupakan bentuk rahmat dan rasa kasih sayang Allah SWT kepada seluruh alam semesta. Rahmat tersebut merupakan milik Allah SWT dan diturunkan melalui Islam. Maksudnya, Islam merupakan agama yang dapat memberikan kerahmatan bagi semua. Bahkan, kerahmatan ini tidak hanya bagi umat Islam saja, tetapi juga seluruh umat manusia di jagat raya ini.

Oleh karena itu, dengan toleransi kita dapat menghidupkan perdamaian sampai ke penjuru negeri. Sangat indah sekali, apabila kita berpuasa sambil menerapkan toleransi ke semua manusia. Hal tersebut juga sebagai wujud saling menghormati antar sesama. Sebagai bentuk pengakuan semua manusia memiliki kebutuhan hidup yang pemenuhannya berbeda-beda. Setiap manusia memiliki hak asasi yang pemenuhannya dilakukan secara masing-masing dengan tanggungjawab sendiri.

Related posts
Kolom

Asketisme Tangkal Hoax di Bulan Ramadhan

Dalam konteks berbangsa dan bernegara, hoax merupakan pangkal dari berbagai tindakan anarkis dan tindak pidana. Selain itu, hoax merupakan benih dari berbagai jenis kebencian baik secara individu maupun kelompok, dimana akan berujung pada aksi intoleransi, rasisme, hingga pada puncaknya jatuh pada tindakan terorisme.
Dunia IslamKolomNasihat

Ramadhan Bulan Toleransi

Ramadhan merupakan bulan penuh rahmat, tidak hanya bagi umat Islam, tetapi juga umat agama lain. Setiap Ramadhan, kita melihat pemandangan yang sangat…
Kolom

Nostalgia Puasa Ramadhan di Pesantren

Membahas puasa Ramadhan, setiap umat Muslim pasti memiliki kenangan, kisah, dan makna tersendiri di dalam hatinya, tak terkecuali bagi saya. Salah satu…