Masjid Istiqlal menjadi tempat untuk melakukan vaksinasi para pemuka agama. Kegiatan tersebut dilaksanakan bukan hanya kepada yang beragama Muslim saja, tetapi untuk semua agama. Aktivitas yang melibatkan tokoh lintas agama ini menjadi salah satu alat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Pasti, nantinya hal tersebut akan menambah kerukunan warga antar agama. Sebab, para pemuka agama memiliki peran sentral demi meyakinkan masyarakat untuk membuktikan keamanan vaksin, sehingga program vaksinasi dapat berjalan dengan lancar.
Kegiatan tersebut terlaksana, karena atas dasar kerja sama Kementerian Agama dan Kementerian kesehatan. Kolaborasi antar kementerian ini telah diapresiasi oleh banyak masyarakat. Vaksinasi lintas agama adalah suatu wujud sinergitas semua kalangan, demi menanggulangi bersama pandemi Covid-19. Dampak nyata dari dilaksanakannya aktivitas tersebut adalah untuk mewujudkan kerukunan antar umat beragama. Upaya yang dilakukan secara bergandengan akan melahirkan dampak negatif bagi kondisi pluralitas di negeri ini.
Kerja sama yang membawa manfaat harus sering dilakukan oleh masyarakat. Karena, hal ini adalah langkah untuk mencegah terjadinya tindakan intoleransi dan ujaran kebencian yang menyangkut kepercayaan. Pemeliharaan kerukunan umat beragama harus dijaga, karena itu adalah syarat menuju kedamaian. Namun, jika kerukunan tidak dijaga, maka perpecahan antar suku, ras, agama, golongan di suatu daerah tak terhindarkan. Melalui pemeliharaan kerukunan, diharapkan dapat membendung perpecahan. Sebab, kerukunan terjadi karena adanya toleransi.
Sikap memperkuat persatuan bangsa di antaranya adalah menumbuhkan rasa toleransi terhadap sesama manusia. Dalam kehidupan yang majemuk, sikap toleransi sangat penting sekali untuk dipahami dan dimanifestasikan. Sebab, toleransi adalah kunci bertahannya suatu negara terhadap segala tindakan yang mengancam. Maka dari itu, karena dengan didukung nilai-nilai kearifan dan budaya lokal, kita harus menjunjung tinggi kerukunan umat beragama. Dengan mengembangkan sikap toleransi, kita akan hidup berdampingan secara damai.
Memang kerukunan di negeri ini telah terjalin sejak lama, tetapi sedikit-sedikit mulai pudar, karena sebagian moral anak bangsa banyak disusupi oleh berita bohong yang rata-rata mereka langsung melahapnya tanpa menyaringnya. Oleh karena itu, kita harus menghindari hal tersebut terjadi, dengan cara saling menghargai dan dengan cara mengamalkan Bhinneka Tunggal Ika serta nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Melalui vaksinasi lintas agama, maka semangat persatuan dan kesatuan bangsa akan terjadi dengan sendirinya. Sebab, dengan hal tersebut tokoh lintas agama akan berkumpul dan di sana silaturahmi akan terjalin. Saya berharap, pelaksanaan vaksinasi di Masjid Istiqlal akan menjadi contoh untuk tempat ibadah lainnya. Sehingga pelaksanaan seperti ini tidak hanya di tempat ibadah umat Muslim saja, namun tempat ibadah semua agama. Kegiatan di Masjid Istiqlal pun sudah mendapat respon baik dari berbagai kalangan pemuka agama yang melakukan vaksinasi.
Dengan demikian, vaksinasi lintas agama yang dilakukan pemerintah sangat penting sekali, hal itu harus sering dilakukan guna untuk memperkuat persatuan bangsa dan negara. Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, saya mengharapkan seluruh kalangan masyarakat, terutama yang berbasis agama untuk terus berperan dan berkontribusi dalam upaya menjaga kerukunan antar umat beragama, membangun kesatuan dan keutuhan negara. Sebab, kerukunan adalah faktor utama dalam menjaga keutuhan bangsa.